Ratusan Mahasiswa Ikuti Olimpiade MIPA
Sekitar 522 mahasiswa ikuti arena Olimpiade Nasional Matematika serta Pengetahuan Pengetahuan Alam Perguruan Tinggi Perguruan Tinggi (ON MIPA- PT) yang diselenggarakan di Fakultas Farmasi Kampus Pancasila (FF UP) Jakarta.
Baca juga: Biaya Kuliah UPH - Pendaftaran UPH
Mereka adalah mahasiswa perguruan tinggi negeri serta swasta di lokasi Kopertis III (Jabodetabek serta Banten). ON MIPA diadakan sepanjang dua hari yaitu 8-9 April. Peserta tahun ini semakin banyak dari tahun lantas yang cuma 400 peserta.
”Di lokasi Kopertis III merupakan peserta paling banyak ke-2 se-Indonesia. Keseluruhan semua peserta se-Indonesia 3. 799 dari 14 lokasi (kopertis), ” kata Kasie Akademik Kemahasiswaan Kopertis Lokasi III Imam Yuwono tempo hari.
Acara ini rutinitas yang diselenggarakan Kementerian Pendidikan serta Kebudayaan dalam rencana mencari bibit unggul di bagian MIPA. ON MIPA teratur diselenggarakan setiap tahun semenjak 2010. Sepanjang dua hari peserta kerjakan masalah sesuai dengan mata lomba yakni bagian pengetahuan Matematika, Fisika, Kimia, serta Biologi. ”Satu hari peserta kerjakan dua session yang dibagi dalam dua waktu yakni pagi serta siang, ” papar Imam, penanggung jawab acara ini.
Pemenang arena pertandingan ini akan diumumkan Mei yang akan datang. Pemenang tingkat regional akan dilombakan ke tingkat nasional. Diinginkan semakin banyak peserta yang ikuti arena ini hingga bagian MIPA dapat lebih berkembang. ”Ada sejumlah perguruan tinggi yang baru masuk tahun ini. Serta banyaknya juga semakin banyak. Harapannya ini dapat jadi penyebab mahasiswa supaya tertarik di bagian pengetahuan ini, ” katanya.
Husein Alkaff, mahasiswa jurusan Kimia Kampus Indonesia (UI), mengakui telah 3x ikuti ON MIPA. Sebelummasukketingkatregional, dia sudah melakukan seleksi di tingkat kampus. ”Di universitas telah 4x seleksi. Tetapi, masuk ke regional baru 3x. 1x sempat tidak berhasil seleksi di universitas, ” tuturnya.
Baca juga: Biaya Kuliah UNPAR - Pendaftaran UNPAR
Pada ON MIPA 2015 inilah mengharap dapat jadi juara sampai tingkat nasional. Tahun lantas dia cuma sukses mencapai medali perunggu di arena sama. Walau telah 3x turut arena ini, diakuinya berat masalah yang diujikan tetap beralih. ”Tingkat kesusahan tentu ada. Tetapi, saya semakin dapat memahami trick-nya waktu kerjakan, ” katanya.
Baca juga: Biaya Kuliah UPH - Pendaftaran UPH
Mereka adalah mahasiswa perguruan tinggi negeri serta swasta di lokasi Kopertis III (Jabodetabek serta Banten). ON MIPA diadakan sepanjang dua hari yaitu 8-9 April. Peserta tahun ini semakin banyak dari tahun lantas yang cuma 400 peserta.
”Di lokasi Kopertis III merupakan peserta paling banyak ke-2 se-Indonesia. Keseluruhan semua peserta se-Indonesia 3. 799 dari 14 lokasi (kopertis), ” kata Kasie Akademik Kemahasiswaan Kopertis Lokasi III Imam Yuwono tempo hari.
Acara ini rutinitas yang diselenggarakan Kementerian Pendidikan serta Kebudayaan dalam rencana mencari bibit unggul di bagian MIPA. ON MIPA teratur diselenggarakan setiap tahun semenjak 2010. Sepanjang dua hari peserta kerjakan masalah sesuai dengan mata lomba yakni bagian pengetahuan Matematika, Fisika, Kimia, serta Biologi. ”Satu hari peserta kerjakan dua session yang dibagi dalam dua waktu yakni pagi serta siang, ” papar Imam, penanggung jawab acara ini.
Pemenang arena pertandingan ini akan diumumkan Mei yang akan datang. Pemenang tingkat regional akan dilombakan ke tingkat nasional. Diinginkan semakin banyak peserta yang ikuti arena ini hingga bagian MIPA dapat lebih berkembang. ”Ada sejumlah perguruan tinggi yang baru masuk tahun ini. Serta banyaknya juga semakin banyak. Harapannya ini dapat jadi penyebab mahasiswa supaya tertarik di bagian pengetahuan ini, ” katanya.
Husein Alkaff, mahasiswa jurusan Kimia Kampus Indonesia (UI), mengakui telah 3x ikuti ON MIPA. Sebelummasukketingkatregional, dia sudah melakukan seleksi di tingkat kampus. ”Di universitas telah 4x seleksi. Tetapi, masuk ke regional baru 3x. 1x sempat tidak berhasil seleksi di universitas, ” tuturnya.
Baca juga: Biaya Kuliah UNPAR - Pendaftaran UNPAR
Pada ON MIPA 2015 inilah mengharap dapat jadi juara sampai tingkat nasional. Tahun lantas dia cuma sukses mencapai medali perunggu di arena sama. Walau telah 3x turut arena ini, diakuinya berat masalah yang diujikan tetap beralih. ”Tingkat kesusahan tentu ada. Tetapi, saya semakin dapat memahami trick-nya waktu kerjakan, ” katanya.
Comments
Post a Comment