Posts

Showing posts from May, 2019

Terlilit Utang, Lelaki di Lahat Berladang Ganja

Berkelit terlilit utang, Yayan (38), masyarakat Gelung Sakti, Kecamatan Ahli Bukan, Kabupaten Lahat, Sumsel, justru berladang ganja. Setidaknya diketemukan 300 lebih batang ganja dengan tinggi diatas satu mtr.. Baca juga : Jurusan di UHO Bersama dengan Yayan ikut ditangkap dua saudaranya Herliansyah serta Dodi, sebab disangka ikut serta. Ladang tanaman terlarang diketemukan Jumat (8/2/2019) pagi hari. "Karena info dari warga pada akhirnya usaha yang menyertakan keluarga ini bisa disibak. Aktor serta tanda bukti telah ditangkap dikantor serta dua orang masaih DPO," kata Kapolres Lahat AKBP Ferry Harahap lewat Kasat Narkoba AKP Desli. Sesaat Yayan mengutarakan, selesai menerima kekalahan dalam Pilkades, dianya mempunyai utang beberapa puluh juta. Seterusnya dianya sudah sempat berupaya menanam sayuran seperti tomat serta cabai, tetapi tidak berhasil. "Ini gampang bayar utang," katanya. Baca juga : Jurusan di UNTAD Mengenai tempat ladang ganja diketemukan memilik...

Salinan Putusan Belum Diterima, Upaya Banding Lucas Terhambat

Penasihat hukum terdakwa Lucas, Aldres Jonathan Napitupulu, sedih karena salinan keputusan yang sudah dibacakan hakim belum di terima. Kata Aldres, faksinya sekarang ini terhalang untuk menyelesaikan berkas banding sebab terhalang salinan keputusan. Baca juga : Jurusan di UNM "Ini penting sebab pak Lucas dalam usaha hukum ajukan banding. Serta ingatan banding itu diatur berdasar pada keputusan serta harus ada salinan putusannya, baru kita dapat membuat ingatan banding," katanya pada wartawan, Selasa, (9/4/2019). Aldres menerangkan, Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat berkesan begitu lambat bahkan juga sudah melanggar ketentuan sebab melalui batas waktu penyerahan salinan keputusan. "Ini telah 19 hari berlalu saat vonis hakim dibacakan pada 20 Maret kemarin. Berarti ini telah melanggar karena menurut ketentuan Mahkamah Agung memperjelas salinan keputusan harusnya diberi paling 14 hari semenjak keputusan atau vonis dibacakan," terangnya. Team penasehat hukum Lucas...

PDIP: Kualitas Demokrasi Tempatkan Rakyat Sumber Kedaulatan Tertinggi

DPP PDIP mengadakan 'Mimbar Kebangkitan Nasional' dalam rencana memperingati Hari Kebangkitan Nasional yang dikerjakan di Kantor DPP PDIP, Menteng, Jakarta, Senin (20/5/2019). Ada memberi orasi diantaranya Sekjen DPP PDIP Hasto Kristiyanto, Politisi PDIP Budiman Sudjatmiko serta Dosen Departemen Politik Unair Airlangga Pribadi. Baca juga : Jurusan di STMI Dalam orasinya, Hasto mengemukakan jika proses pemilu lima tahunan sudah tunjukkan kualitas demokrasi yang tempatkan rakyat jadi sumber kedaulatan paling tinggi. "Sesudah pada tanggal 17 April yang lalu kita lihat bagaimana pemilu yang paling kompleks di dunia dapat berjalan dengan aman, dapat berjalan dengan penuh keceriaan yang tunjukkan keterlibatan rakyat yang semakin besar lebih dari 81, 5% serta berperan serta dengan cara langsung dalam Pemilu itu," tutur Hasto. Tetapi, Hasto menyayangkan mengenai terdapatnya beberapa pihak yang memungkiri pergerakan rakyat yang telah hadir ke TPS-TPS pemilik kedaulatan raky...

PDIP Nilai Penarikan Saksi Tidak Akan Ganggu Legalitas Hasil Rekapitulasi

DPP PDIP menyayangkan sikap Calon presiden nomer urut 02, Prabowo Subianto serta team simpatisan yang terhimpun dalam Tubuh Pemenangan Nasional (BPN) yang menampik hasil perhitungan Komisi Penentuan Umum (KPU) sampai meneror untuk menarik saksi mereka proses dari perhitungan. Sekjen DPP PDIP, Hasto Kristiyanto menjelaskan sikap menarik saksi tidak akan mengganggu otoritas hasil perhitungan. Menurut dia, sikap itu begitu disayangkan sebab berlawanan dengan prinsip deklarasi pemilu damai. Baca juga : Jurusan di POLINELA "Karena, deklarasi pemilu damai yang di tandatangani semua paslon serta pimpinan partai politik adalah kontrak politik untuk taati ketentuan perundang-undangan yang berlaku, serta melakukan semua tingkatan pemilu dengan aman, teratur, damai, memiliki integritas, tanpa ada hoaks, politik SARA, serta politik uang," tutur Hasto dalam wartawan rilisnya, Kamis (16/5/2019). PDIP, kata Hasto, yakin pada sikap negarawan Prabowo. Menurut dia, sampai kini Ketua Umum DP...

Dijadikan Tersangka Dugaan Makar, Eggi Sudjana Bilang Norak

Advokat Eggi Sudjana akui bingung dengan penentuan dianya jadi terduga masalah sangkaan makar atas pengakuannya tentang tindakan massa atau people power. Baca juga : Jurusan di STTT "Lawyer itu dilindungi undang-undang, tidak bisa dituntut atau digugat. Kok saat ini saya jadi terduga. Norak lah," tegas Eggi waktu ada di Masjid Istiqlal, Jakarta, Kamis (9/5/2019). Polda Metro Jaya sudah memutuskan Eggi yang adalah Ketua Team Pembela Ulama serta Aktivis (TPUA) jadi terduga. Penentuan terduga Eggi didapati berdasar pada atas surat pemanggilan penyidik Polda Metro padanya. Dalam surat bernomor S.Pgl/3782/V/2019/Ditreskrimum, Eggi disuruh hadir untuk dicheck jadi terduga oleh penyidik pada 13 Mei 2019 jam 10.00 WIB. Baca juga : Jurusan di PNB Dalam surat itu dijelaskan Eggi diputuskan terduga sesudah kepolisian lakukan titel masalah pada 7 Mei 2019. Polisi mengatakan mempunyai cukup bukti, seperti enam info saksi, empat info pakar, beberapa dokumen, panduan, serta keselarasa...

BPN Tegaskan People Power Tidak Intimidasi Pemerintah

Tubuh Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi memperjelas jika pergerakan warga simpatisan pasangan capres-cawapres nomer urut 02 yang diberi nama people power bukan untuk mengintimidasi pemerintah. Pergerakan itu tidak lebih dari kemauan membuat pemerintahan yang bersih, adil, serta makmur. “Kami tekankan jika kami akan tetap bersama dengan rakyat untuk memperjuangkan semua kebutuhan rakyat yang sampai kini belum tercukupi oleh penguasa,” kata Andre Rosiade pada wartawan di Jakarta tempo hari.  Baca juga : Jurusan di UBB  Andre menerangkan, pada intinya pergerakan people power telah dikerjakan oleh warga Indonesia semenjak sebelum pencoblosan Pemilu 2019 berjalan dimana warga dengan partisipatif memberi suport baik moril atau materiil untuk perjuangan pasangan Prabowo-Sandi. “Ini adalah people power yang sebetulnya. Pedagang, petani, nelayan, buruh, guru honorer, sampai warga susunan bawah yang lain bersama-sama memberi suport serta sumbangan dana pada Prabowo-Sandi. Keterl...

Geger! Mayat Wanita Tanpa Kepala Ditemukan di Parit

Masyarakat Kelurahan Makmur Kecamatan Medang Kampai, Kota Dumai, Riau digemparkan dengan penemuan mayat tanpa ada kepala. Polisi masih menginvestigasi pendapat masalah pembunuhan itu. Baca juga : Jurusan di MERCU BUANA Kapolres Kota Dumai, AKBP Restika Pardamean Nainggolan menjelaskan, hasil indentifikasi, mayat yang diketemukan sejenis kelamin wanita serta direncanakan telah dewasa. "Kita belum dapat pastikan masalah ini. Selama ini kepala korban belum diketemukan," kata Kapolres Dumai Kamis (2/5/2019). Kapolres menjelaskan, mayat itu diketemukan masyarakat seputar jam 11.00 WIB. Saksi mata bernama Nuraini (32) baru pulang dari berbelanja bermaksud pulang ke rumah. Waktu lewat di Jalan Mattaim Kelurahan TMakmur ia lihat meresahkan di parit. Waktu dicheck, nyatanya mayat. Saksi makin histeris,sebab waktu dilihat jenazah nyatanya tanpa ada kepala. Baca juga : Jurusan di UK MARANATHA Nuraini berteriak meminta tolong. Tidak lama masyarakat hadir ke tempat. Pihak kepolisian...

Janjian Tawuran via Media Sosial, ABG 18 Tahun Tewas Dibacok

Seseorang remaja beranam Raka (18) meninggal dalam tawuran antarpemuda di Kwitang, Senen, Jakarta Pusat, pada akhir minggu kemarin. Ke-2 grup remaja ini membuat janji lewat media sosial sebelum tawuran di tempat. Baca juga : Jurusan di UNIMA Kapolsek Senen, Kompol M Syafei menjelaskan, tawuran itu berlangsung antar remaja di dua RW berlainan di Kwitang. Mengenai grup remaja di Gang 1C dibawa oleh korban untuk tawuran bersama dengan Gang Kebon Sayur. "Korban yang pergerakan temannya, tuturnya ada permasalahan ingin dituntaskan, lalu janjian di sosial media untuk bertemu," kata Syafei pada wartawan, Senin (6/5/2019). Dalam tawuran itu korban terserang bacokan dibagian perutnya serta waktu dibawa ke rumah sakit meregang nyawa. Menurut Syafei, kepolisian sudah bergerak cepat dengan menyelamatkan beberapa orang yang diduda ikut serta dalam tawuran itu. Baca juga : Jurusan di UNSRAT "Sampai sekarang ini yang kita amankan 21 orang dari dua grup. Kita masih bangun sebab ad...

May Day, Buruh di Muba Gelar Aksi Damai

Beberapa buruh di Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) mengadakan tindakan damai dalam rencana peringatan Hari Buruh atau May Day, Rabu (1/5/2019). Tindakan damai yang dikerjakan di Jalan Kolonel Wahid Udin diterima langsung oleh Bupati Muba Dodi Reza Alex Noerdin lewat Wakil Bupati Muba Beni Hernedi, Kapolres Muba AKBP Andes Purwanti, Dandim 0401/Muba Letkol Arm M Saifudin Khoiruzzamani, Ketua DPRD Muba Abusari Burhan serta lembaga berkaitan. Baca juga : Jurusan di UPNVJ Di kesempatan itu semua perwakilan buruh dari beberapa perusahaan dalam Daerah Kabupaten Muba dengan bergantian mengemukakan semua persoalan yang berlangsung. Ketua DPC SBSI Muba Juliansyah berterima kasih atas sambutannya di Hari Buruh Sedunia ini. Ia berharap supaya DPRD serta Pemkab bisa bertindak aktif dalam mengakhiri tiap persoalan buruh dengan perusahaan yang berada di Muba. "Kami di sini bukan mencari kaya, untuk sesuap nasi kami kerja. Umumnya dari kami kerja di perusahaan hingga masalah seringkali berlang...

Update Real Count KPU: Sementara Jokowi Raih 55,99%, Prabowo 44,01%

Hasil real count yang launching Komisi Penentuan Umum (KPU) Rabu (1/4/2019) pagi hari ini, pasangan calon presiden Joko Widodo-Ma'ruf Amin masih unggul dengan pencapaian 55,99 % suara sedang pasangan Prabowo-Sandi diangka 44,01 %. Baca juga : Jurusan di UNLAM Berdasar pada data yang berada di situs pemilu2019.kpu.go.id, perhitungan suara telah dikerjakan di 478.118 TPS dari 813.350 TPS atau 58,78 % di semua Indonesia. Pencapaian Jokowi banyak disumbang dari kantong suara di Jawa Tengah yang penghitungannya telah sampai 69,4% dengan suara sekitar 11.717.634. Pehitungan suara di Jawa Timur unggu Jokowi yang dapatkan 6.653.729. Tidak hanya di Jateng serta Jawa timur, sesaat ini Jokowi unggul di Sumatera Utara, Lampung, Kepulauan Babel, Kepulauan Riau, DKI, Bali, NTT, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, Gorontalo, Sulawesi Barat, Maluku, Papua, Papua Barat, Kalimantan Utara, serta luar negeri. Baca juga : Jurusan di UNMUL Sedang...