AS Blacklist Warga Rusia dan Perusahaan China
Amerika Serikat (AS) menjatuhkan sangsi pada tiga perusahaan asing yang dituduh menolong Korea Utara (Korut) dengan kirim barang ilegal untuk mendanai program nuklirnya.
Departemen Keuangan AS menyampaikan pihaknya ambil aksi pada perusahaan yang berbasiskan di China, Rusia serta Singapura dan seseorang kepala perusahaan Rusia. Sangsi ini akan memblok semua asset yang dipunyai entitas serta individu tersebut di lokasi yurisdiksi AS serta melarang masyarakat Amerika untuk lakukan usaha dengan mereka.
Baca juga: Biaya Kuliah UNG - Biaya UKT UNG
Sangsi itu dijatuhkan sebab AS selalu menekan dunia internasional untuk patuhi sangsi PBB terhada Korut sesaat perbincangan berkaitan denuklirisasi masih tetap berjalan.
"Strategi yang dipakai oleh entitas-entitas yang berbasiskan di China, Singapura, serta Rusia untuk hindari sangsi yang dilarang dibawah hukum AS, serta semua segi industri pelayaran mempunyai tanggung jawab untuk mematuhinya atau mengungkapkan diri mereka pada resiko serius," kata Steven Mnuchin, Menteri Keuangan AS, dalam satu pengakuan.
"Departeemen Keuangan selalu mengaplikasikan sangsi yang ada di Korea Utara, serta akan ambil aksi untuk memblok serta menunjuk perusahaan, pelabuhan serta kapal yang memfasilitasi pengiriman gelap serta memberi saluran penghasilan pada DPRK," paparnya.
"Konsekuensi untuk tidak mematuhi sanksi-sanksi ini tetap akan laku sampai kita sampai denuklirisasi akhir Korea Utara yang seutuhnya diverifikasi," tukasnya seperti diambil dari The Telegraph, Kamis (16/5/2018)
Mereka yang dijatuhkan sangsi oleh AS ialah Dalian Sun Moon Star Logistics Trading Co yang berbasiskan di Singapura serta afiliasi yang berbasiskan di Singapura, SINSMS Ltd., dengan Rusia's Profinet Ltd. serta direktur jendralnya.
Baca juga: Biaya Kuliah UKSW
Mereka dituduh menolong Korut hindari sangsi internasional dengan merutekan lagi export serta import lewat pelabuhan China serta Rusia.
Departemen Keuangan AS menyampaikan perusahaan China serta afiliasi Singapuranya sudah memakai dokumen pengiriman palsu untuk mengekspor alkohol serta produk tembakau ke Korut yang tidak mematuhi sangsi internasional.
Disebutkan jika perusahaan Rusia serta direkturnya, Vasili Aleksandrovich Kolchanov, menyiapkan service pelabuhan setidaknya enam kali ke kapal berbendera Korut yang ikut serta dalam sangsi penghancuran pengiriman minyak.
Departemen Keuangan AS menyampaikan pihaknya ambil aksi pada perusahaan yang berbasiskan di China, Rusia serta Singapura dan seseorang kepala perusahaan Rusia. Sangsi ini akan memblok semua asset yang dipunyai entitas serta individu tersebut di lokasi yurisdiksi AS serta melarang masyarakat Amerika untuk lakukan usaha dengan mereka.
Baca juga: Biaya Kuliah UNG - Biaya UKT UNG
Sangsi itu dijatuhkan sebab AS selalu menekan dunia internasional untuk patuhi sangsi PBB terhada Korut sesaat perbincangan berkaitan denuklirisasi masih tetap berjalan.
"Strategi yang dipakai oleh entitas-entitas yang berbasiskan di China, Singapura, serta Rusia untuk hindari sangsi yang dilarang dibawah hukum AS, serta semua segi industri pelayaran mempunyai tanggung jawab untuk mematuhinya atau mengungkapkan diri mereka pada resiko serius," kata Steven Mnuchin, Menteri Keuangan AS, dalam satu pengakuan.
"Departeemen Keuangan selalu mengaplikasikan sangsi yang ada di Korea Utara, serta akan ambil aksi untuk memblok serta menunjuk perusahaan, pelabuhan serta kapal yang memfasilitasi pengiriman gelap serta memberi saluran penghasilan pada DPRK," paparnya.
"Konsekuensi untuk tidak mematuhi sanksi-sanksi ini tetap akan laku sampai kita sampai denuklirisasi akhir Korea Utara yang seutuhnya diverifikasi," tukasnya seperti diambil dari The Telegraph, Kamis (16/5/2018)
Mereka yang dijatuhkan sangsi oleh AS ialah Dalian Sun Moon Star Logistics Trading Co yang berbasiskan di Singapura serta afiliasi yang berbasiskan di Singapura, SINSMS Ltd., dengan Rusia's Profinet Ltd. serta direktur jendralnya.
Baca juga: Biaya Kuliah UKSW
Mereka dituduh menolong Korut hindari sangsi internasional dengan merutekan lagi export serta import lewat pelabuhan China serta Rusia.
Departemen Keuangan AS menyampaikan perusahaan China serta afiliasi Singapuranya sudah memakai dokumen pengiriman palsu untuk mengekspor alkohol serta produk tembakau ke Korut yang tidak mematuhi sangsi internasional.
Disebutkan jika perusahaan Rusia serta direkturnya, Vasili Aleksandrovich Kolchanov, menyiapkan service pelabuhan setidaknya enam kali ke kapal berbendera Korut yang ikut serta dalam sangsi penghancuran pengiriman minyak.
Comments
Post a Comment