Berminat Jadi Rektor UI, Ini Syaratnya

Kampus Indonesia (UI) mengundang penduduk untuk mencalonkan diri menjadi Rektor Periode 2014-2019. Sekarang ini UI telah membuat panitia penentuan rektor serta mengundang masyarakat untuk mencalonkan diri menjadi rektor.

Baca juga: Biaya Kuliah UNJANI

Kepala Kantor Komunikasi UI Farida Haryoko menyampaikan, calon rektor pasti mesti Masyarakat Negara Indonesia (WNI), sehat jasmani serta jiwa, berpendidikan doktor dari perguruan tinggi yang terakreditasi oleh DIKTI serta belumlah berumur 60 tahun waktu dilantik jadi rektor.

"Majelis Wali Amanat (MWA) UI sekarang ini sudah mengambil keputusan Panitia Penjaringan serta Penyaringan Calon Rektor (P3CR) UI periode 2014-2019 yang terbagi dalam tujuh wakil dosen, dua wakil penduduk, dua wakil mahasiswa serta dua wakil tenaga kependidikan," katanya di Gedung Rektorat UI, Kamis (7/8/2014).

P3CR bekerja melakukan proses penjaringan serta penyaringan calon rektor berdasar pada statuta UI yaitu ketentuan MWA UI No 001/Ketentuan/MWA-UI/2014 mengenai Tata Teratur Penentuan Rektor UI Periode 2014-2019. Panitia ini diketuai oleh Prof. Dr. Prijono Tjiptoherijanto.

Sekarang ini P3CR dengan Humas UI akan mengawali step sosialisasi Penentuan Rektor UI Periode 2014-2019. Sosialisasi pekerjaan penentuan berjalan semenjak 7 Agustus 2014 sampai 11 September 2014. Bertepatan dengan waktu sosialisasi, pendaftaran calon rektor UI akan di buka mulai 11 Agustus 2014 serta ditutup pada 11 September 2014.

"Pendaftaran dengan online lewat website pemilihanrektor.ui.ac.id, searah dengan tingkatan iti, akan dikerjakan klarifikasi, verifikasi, serta seleksi yang akan membuahkan setidak nya 25 calon rektor terjaring, hasil ini akan diumumkan dengan terbuka ke publik lewat website penentuan rektor UI," papar Farida.

Baca juga: Biaya Kuliah UNPAK

Ketua MWA UI Ery Riyana Hardjapamekas menyampaikan, pansus Penentuan Rektor sukses pilih P3CR. Ia mengharap pertengahan November 2014 UI akan mempunyai rektor baru.

"Proses ini akan menjaring calon rektor yang dikerjakan dengan terbuka serta pro aktif dan efisien serta efektif berdasar pada azas profesional, non diskriminatif, akuntabel, serta transparan," tegasnya.

Comments

Popular posts from this blog

Wisata di Lembang Bandung Tutup 14 Hari,

#Indonesia_LockdownPlease Trending!

Cek Stok Pangan Jangan Hanya dari Laporan