Wah, PUPR Evaluasi Status Jaringan Jalan Nasional

Kementerian Pekerjaan Umum & Perumahan Rakyat tengah mengevaluasi stasus jaringan jalan nasional di semua lokasi. Hasil pelajari akan memastikan status jalan jadi lebih rendah atau tambah tinggi.

Baca juga: Biaya Kuliah STTT

Direktur Pembangunan Jalan Ditjen Bina Marga Achmad Herry Marzuki menyampaikan jika pelajari akan selesai dalam 4 bulan ke depan hingga telah ada kepastian status jaringan jalan di akhir tahun kelak.

"Kami tengah mengevaluasi, manakah yang dapat masuk ke jaringan jalan nasional dari jalan propinsi atau kabupaten ataupun [jalan mana] yang akan di turunkan [statusnya]," tutur Herry diambil dari situs Kementerian PUPR, Rabu (12/9/2018).

Di daerah, masukan untuk tingkatkan status jalan banyak muncul. Di Kabupaten Simeulue, Nanggroe Aceh Darussalam, contohnya, pemerintah daerah menyarankan pergantian status jalan nasional di ruas Sinabang–Sibigo sejauh 92,64 km..

Saran sama juga diserahkan untuk ruas Nasreuhe–Lewak–Sibigo selama 129,42 km. serta jalan nonstatus seputar 9,51 km..

Status jalan memastikan pihak yang berwenang dalam perawatan jalan. Pergantian status jalan jadi jalan nasional bermakna kewenangan perbaikan jalan ada di tangan pemerintah pusat.

Baca juga: Biaya Kuliah STMI

Di Kabupaten Simeulue, panjang jalan nasional sampai 65,18 km. serta tingkat kemantapan jalan 99%.

Panjang jaringan jalan nasional sampai 48.000 km.. Tingkat kemantapan jalan sekarang ini terdaftar 92%. Dalam kata lainnya, masih tetap ada 4.000 km. jalan nasional yang rusak.

Comments

Popular posts from this blog

Wisata di Lembang Bandung Tutup 14 Hari,

#Indonesia_LockdownPlease Trending!

Cek Stok Pangan Jangan Hanya dari Laporan