Ridwan Kamil Butuh Rp300 Triliun untuk Wujudkan Proyek Infrastruktur Transportasi

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mempunyai mimpi besar untuk wujudkan sembilan project infrastruktur bagian transportasi.

Ke-9 infrastruktur itu, yaitu reaktivasi empat jalan kereta api, perpanjangan landasan picu (runway) Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB), pembatas jurang (road Barier), serta bandara baru di Sukabumi. Diluar itu, jalan spesial angkutan tambang di Parung Panjang, jalan kereta api ganda Bogor-Sukabumi, Terminal Parung, jalan air (waterway Way) Cikarang-Bekasi Laut (CBL), serta Pelabuhan Patimban.

Baca juga: Jurusan di UNSAM

Gubernur yang akrab dipanggil Emil itu mengatakan, untuk wujudkan mimpi besarnya itu, diperlukan biaya sekurang-kurangnya Rp300 triliun. Dengan biaya yang besar sekali itu, Emil juga mengerti pihaknya tidak mungkin mengandaikan dana APBD Jawa barat yang nilainya cuma seputar Rp30 triliun per tahunnya.

"Masalah uang seputar Rp300 triliun. Ti manakah (dari tempat mana)? Tidak mungkin dari APBD, tetapi saya semangat dapat. Mengapa? sebab ada rumusnya," papar Emil dalam acara Jawa barat Miliki Info (Japri) di Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Rabu (27/9/2018).

Dalam acara yang dikemas serius tetapi enjoy itu, Emil juga mengutarakan jika mimpi besarnya itu benar-benar sangat ambisius. Akan tetapi, kata Emil, perihal itu yang membuat dianya ingin jadi orang nomer satu di Jawa barat. "Jadi ini begitu ambisius, tetapi itu mengapa saya ingin jadi Gubernur sebab ingin tanah kelahiran saya maju. Kumaha triknya (bagaimana triknya)? kumaha engke lah (bagaimana kelak saja)," papar Emil.

Baca juga: Jurusan di UTU

Oleh karenanya, lanjut Emil, pihaknya inginkan terdapatnya pembagian pekerjaan untuk wujudkan proyek-proyek ambisiusnya itu. Emil ikut minta semua anak buahnya di lingkungan Pemprov Jawa barat kerja cepat, hingga semua project bisa terwujud dalam lima tahun ke depan. "Jadi saya titipkan pada beberapa petinggi saya untuk kerja cepat. Jadi team Dishub (Dinas Perhubungan) harus juga ngabret (ngebut)," tuturnya.

Emil menyatakan, pembangunan infrastruktur, terutamanya di bagian transportasi sangat terpenting untuk bangun konektivitas antardaerah. Menurutnya, tiada konektivitas, perkembangan ekonomi serta peradaban tidak mungkin terjaga. "Intinya yakin sama saya. Dalam lima tahun ke depan, inovasi-inovasi tidak cuma dalam praktek, tetapi ikut penganggaran. Saya ingin lihat ekonomi (Jawa barat) berjalan mengagumkan," tandas Emil.

Comments

Popular posts from this blog

Wisata di Lembang Bandung Tutup 14 Hari,

#Indonesia_LockdownPlease Trending!

Cek Stok Pangan Jangan Hanya dari Laporan