BPJS Ketenagakerjaan Gelar Pasar Murah bagi PPSU di Pancoran

BPJS Ketenagakerjaan Jakarta Cabang Menara Jamsostek mengadakan Pasar Murah buat petugas Perlakuan Prasarana serta Fasilitas Umum (PPSU) dalam rencana memperingati HUT ke-41 BPJS Ketenagakerjaan 2018. Pasar Murah itu diselenggarakan di Kantor Kecamatan Pancoran, Jakarta Selatan.

Baca juga : Biaya Kuliah UBAYA - Pendaftaran UBAYA

“Pasar murah ini dalam rencana HUT BPJS Ketenagakerjaan serta ini agenda teratur hampir tiap-tiap tahun. Saat ini kita konsentrasi pada peserta kami, yaitu anggota PPSU di lokasi Jakarta Selatan,” kata Kepala Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Jakarta Menara Jamsostek, Agoes Masrawi, dalam tayangan wartawan yang di terima SINDOnews, Rabu (12/12/2018).

Pasar Murah diselenggarakan di Kantor Kecamatan Pancoran, Jakarta Selatan. Ada dalam peluang itu, Wakil Wali Kota Jakarta Selatan, Arifin serta Kepala Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Jakarta Menara Jamsostek, Agoes Masrawi, bersama jajarannya.

Agoes menjelaskan, pihaknya menyiapkan 400 paket sembako murah yang berisi beras 5 kg berkualitas premium, minyak goreng 4 liter serta gula 2 kg. Satu paket sembako itu dibandrol Rp75 ribu dari harga normal Rp150 ribu.

Dalam peluang itu, BPJS Ketenagakerjaan ikut menyerahkan klaim faedah program pada pakar waris peserta yang wafat. Pertama, santunan sebesar Rp185.533.500 pada pakar waris almarhumah Henny Mayantika, peserta yang wafat karena kecelakaan kerja. Ke-2, santunan Rp47.891.300 pada pakar waris almarhum, Muhammad Wahyudin, yang wafat sebab sakit.

Dalam sambutannya, Wakil Wali Kota Jakarta Selatan Arifin mengemukakan terima kasih atas perhatian BPJS Ketenagakerjaan, terutamanya Cabang Jakarta Menara Jamsostek pada beberapa petugas PPSU.

Baca juga : Biaya Kuliah UNY - Pendaftaran UNY

Arifin mengakui bersukur sebab semua anggota PPSU sekarang sudah tercatat jadi peserta BPJS Ketenagakerjaan. Hingga memperoleh perlindungan dalam program agunan sosial ketenagakerjaan.

“Tadi kami lihat diserahkan santunan sebesar Rp180 juta buat pekerja yang wafat karena kecelakaan kerja. Lalu wafat saat bukan tengah kerja, ikut dikasihkan pertolongan seputar Rp50 juta. Nah, kalian semua telah ditanggung, tapi ingat masih lihat keselamatan waktu kerja,” kata Arifin pada beberapa ratus anggota PPSU.

Comments

Popular posts from this blog

Wisata di Lembang Bandung Tutup 14 Hari,

#Indonesia_LockdownPlease Trending!

Cek Stok Pangan Jangan Hanya dari Laporan