DPRD Tolak Usulan Penyertaan Modal Bank Salatiga Rp16 Miliar
Tubuh Biaya (Banggar) DPRD Kota Salatiga, Jawa Tengah menampik saran penyertaan modal PD BPR Bank Salatiga sejumlah Rp16 miliar yang diserahkan Team Biaya Pemerintah Kota (Pemkot). Faktanya, selama ini Banggar belumlah terima hasil analisis tentang persoalan keuangan bank plat merah itu dari Panitia Spesial (Pansus) penyelamatan PD BPR Bank Salatiga.
Baca juga : Biaya Kuliah UNIJOYO - Pendaftaran UNIJOYO
Anggota Banggar DPRD Kota Salatiga M Kemat mengatakan, sekarang ini Pansus Penyelamatan PD BPR Bank Salatiga masih tetap lakukan investigasi berkaitan menguapnya asset Bank Salatiga serta uang nasabah yang nilainya sampai Rp25 miliar. Banggar masih tetap menanti hasil investigasi dan referensi dari Pansus untuk menanggapi masalah pendapat korupsi yang berlangsung di Bank Salatiga.
"Pansus masih tetap kerja serta hasil analisis belumlah ada. Karenanya, kami tidak dapat menyepakati saran penyertaan modal Bank Salatiga sebesar Rp16 miliar yang diserahkan Team Biaya Pemkot Salatiga," tuturnya pada SINDOnews di Kantor DPRD Kota Salatiga, Jumat (30/11/2018).
Menurutnya, persoalan yang berlangsung di Bank Salatiga mesti diusut selesai, karena menyangkut asset Salatiga. "Persoalan yang berlangsung mesti disibak sebab menyangkut asset Salatiga. Serta sebelumnya ada analisis mendalam, kami tidak akan menyepakati saran penyuntikan dana ke Bank Salatiga. Kami cemas biaya akan habis percuma," katanya.
Ia mengatakan, Team Biaya Pemkot Salatiga janganlah memaksakan diri untuk melepaskan saran itu. Karena Bank Salatiga dalam keadaan yang tidak sehat serta pada 2018 ini bank itu tidak ada kontribusinya ke kas daerah. "Apa pun faktanya Team Biaya Pemkot Salatiga, kami masih tidak dapat menyepakati saran itu. Kami mesti lakukan analisis dahulu sebelum ambil sikap," tuturnya.
Baca juga : Biaya Kuliah UNESA - Pendaftaran UNESA
Selain itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Salatiga Fakruroji menjelaskan, Pemkot Salatiga sekarang ini mesti menindaklanjuti referensi Otoritas Layanan Keuangan (OJK) untuk penyehatan Bank Salatiga. Diantaranya ialah meningkatkan modal untuk memenuhi capital adequacy ratio (CAR) atau rasio kecukupan modal Bank Salatiga. "Oleh karena itu, pemkot meminta kesepakatan DPRD untuk meningkatkan modal Bank Salatiga," katanya.
Baca juga : Biaya Kuliah UNIJOYO - Pendaftaran UNIJOYO
Anggota Banggar DPRD Kota Salatiga M Kemat mengatakan, sekarang ini Pansus Penyelamatan PD BPR Bank Salatiga masih tetap lakukan investigasi berkaitan menguapnya asset Bank Salatiga serta uang nasabah yang nilainya sampai Rp25 miliar. Banggar masih tetap menanti hasil investigasi dan referensi dari Pansus untuk menanggapi masalah pendapat korupsi yang berlangsung di Bank Salatiga.
"Pansus masih tetap kerja serta hasil analisis belumlah ada. Karenanya, kami tidak dapat menyepakati saran penyertaan modal Bank Salatiga sebesar Rp16 miliar yang diserahkan Team Biaya Pemkot Salatiga," tuturnya pada SINDOnews di Kantor DPRD Kota Salatiga, Jumat (30/11/2018).
Menurutnya, persoalan yang berlangsung di Bank Salatiga mesti diusut selesai, karena menyangkut asset Salatiga. "Persoalan yang berlangsung mesti disibak sebab menyangkut asset Salatiga. Serta sebelumnya ada analisis mendalam, kami tidak akan menyepakati saran penyuntikan dana ke Bank Salatiga. Kami cemas biaya akan habis percuma," katanya.
Ia mengatakan, Team Biaya Pemkot Salatiga janganlah memaksakan diri untuk melepaskan saran itu. Karena Bank Salatiga dalam keadaan yang tidak sehat serta pada 2018 ini bank itu tidak ada kontribusinya ke kas daerah. "Apa pun faktanya Team Biaya Pemkot Salatiga, kami masih tidak dapat menyepakati saran itu. Kami mesti lakukan analisis dahulu sebelum ambil sikap," tuturnya.
Baca juga : Biaya Kuliah UNESA - Pendaftaran UNESA
Selain itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Salatiga Fakruroji menjelaskan, Pemkot Salatiga sekarang ini mesti menindaklanjuti referensi Otoritas Layanan Keuangan (OJK) untuk penyehatan Bank Salatiga. Diantaranya ialah meningkatkan modal untuk memenuhi capital adequacy ratio (CAR) atau rasio kecukupan modal Bank Salatiga. "Oleh karena itu, pemkot meminta kesepakatan DPRD untuk meningkatkan modal Bank Salatiga," katanya.
Comments
Post a Comment