Jokowi Tak Ingin Lagi Ada Ego Daerah

Presiden Joko Widodo (Jokowi) akui takjub dengan cara pemrosesan sampah yang dikerjakan oleh Kalimantan Selatan. Propinsi ini mempunyai Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Sampah regional yang namanya Banjarbakula.



TPA ini diperlengkapi 4 sel landfill dengan luas keseluruhan 15 ha. Pemakaian skema sanitary landfill pada TPA ini mempunyai tujuan untuk bikin lokasi di seputar tidak tercemar serta terkena berbau dari timbunan sampah.

Mengenai langkah kerja skema sanitary landfill ini sampah yang masuk ialah sampah tersisa atau 30% dari sampah awal yang sudah dipilah serta diambil.

Baca Juga : Biaya Kuliah POLMAN

Sampah selanjutnya dilapisi tanah. Tidak sama dengan skema open dumping, sampah cuma dibuang demikian saja tidak diolah selanjutnya.

Tetapi yang membuat Jokowi takjub ialah TPA ini adalah kolaborasi 5 kabupaten/kota yang terbagi dalam Kota Banjarmasin, Kota Banjarbaru, Kabupaten Banjar, Kabupaten Barito Kuala serta Kabupaten Tanah Laut (Banjarbakula). Semua sampah dari 5 kabupaten/kota itu diurus oleh TPA sampah ini.

"Jika skema semacam ini telah berada di Bali, Kalmantan Timur selanjutnya di sini. Tetapi ini yang bagusnya kombinasi kabupaten/kota, jika di Kalimantan timur cuma di Balikpapan saja. Ini yang pertama kombinasi, di propinsi ini yang pertama," katanya di Kalimantan Selatan, Jumat (7/2/2020).

Jokowi ingin cara pengendalian sampah dengan kolaborasi antar kabupaten/kota dapat dicontoh oleh propinsi yang lain. Ia minta supaya tidak lagi ada pengendalian sampah dengan ego sektoral.

"Jika kolaborasi itu dapat dikerjakan. Kerjasama di antara kabupaten kota pada sebuah propinsi dapat dikerjakan. Tak perlu ego kedaerahan," imbuhnya.

Baca Juga : Politeknik Negeri Manufaktur

Saat diberi pertanyaan apa ia ingin cara kolaborasi itu dikerjakan di Jakarta, Jokowi cuma memberi signal jika hal tersebut dapat dikerjakan di propinsi mana juga.

"Ya coba disaksikan tempatnya bersih, teratur secara baik serta ini dapat meliputi 5 kabupaten kota yang berada di Kalsel. Saya anggap contoh semacam ini bagus. Tetapi kemungkinan belum tentunya semua kota pas dengan adanya ini, bisa memakai skema lainnya," katanya.

Sebatas info, TPA sampah yang ada di Kecamatan Cempaka, Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan ini dapat layani 790 ton /hari yang dibuat oleh 2,6 juta jiwa di lima kabupaten/kota di Lokasi Metropolitan Banjarbakula.

Comments

Popular posts from this blog

Wisata di Lembang Bandung Tutup 14 Hari,

#Indonesia_LockdownPlease Trending!

Cek Stok Pangan Jangan Hanya dari Laporan