Pembumian Pancasila ke Milenial

Presiden Joko Widodo (Jokowi) minta Kepala BPIP yang baru, Yudian Wahyudi, untuk memberikan nilai-nilai Pancasila ke generasi milenial. Yudian siap jalankan keinginan Jokowi itu.



Yudian awalannya bicara Pancasila jadi working ideology. Menurut Yudian, kebijaksanaan pemerintah harusnya dirasa semua posisi kehidupan warga

"Prinsipnya ini. Yang pertama kita ini harus jadikan Pancasila ini jadi katakanlah working ideology. Kebijaksanaan yang itu dapat dirasa semua posisi kehidupan kita," kata Yudian di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Rabu (5/2/2020).

Baca Juga : Biaya Kuliah UGM

Yudian lalu menyentuh riwayat yang terputus serta golongan milenial. Ia tidak mau golongan muda Indonesia tidak mengerti ideologi bangsanya sendiri.

"Ke-2, kita ini terputus riwayat beberapa anak milenial ini. Karena itu presiden itu memberi pesan agar kita memerhatikan yang banyaknya seputar 125 juta janganlah sampai mereka tidak pahami apakah itu Pancasila serta pada akhirnya bikin rugi kita. Sebab dari semua yang paling mahal yang termahal itu nilainya persatuan serta itu pemersatunya ialah Pancasila," tutur ia.

Menurutnya, benar-benar beresiko bila beberapa anak muda Indonesia tidak mengenal Pancasila. Karenanya, ia akan cari langkah supaya Pancasila dapat lebih diterima oleh semua kelompok.

"Jadi kelak di samping penemuan cara-cara dengan media semua jenis barusan, kerja sama dengan semua susunan. Jadi kami tidak berhenti di hotel seminar begitu tetapi kami masuk juga ke desa-desa ke semua instansi demikian," tutur ia.

Yudian bersama dengan barisan akan cari cara baru supaya nilai-nilai Pancasila dapat dipraktikan oleh generasi milenial. Ia tidak mau ada generasi yang terputus.
"Jadi kita akan cari skema kembali bagaimana, jika bahasa orang jualan mungkin pemasaran lah, ideologi Pancasila jadi ideologi kebijaksanaan ini dapat diterima semua susunan khususnya generasi milenial ini sebab mereka ini terputus," katanya.

Baca Juga : Universitas Gadjah Mada

Disamping itu, menurut Yudian, ada banyak rintangan yang ditemui Indonesia dalam membumikan Pancasila, diantaranya berkaitan gempuran ideologi lain. Buat Yudian, bila Pancasila ditukar ideologi lain karena itu negara akan buyar.

"Dan juga sebab ada ideologi yang coba ditawarkan untuk gantikan pancasila. Ini kan permasalahan serius. Saya lagi barusan, persatuan itu ialah sesautu yang paling mahal dari semua yang paling mahal punya bangsa ini serta pemersatunya itu ialah Pancasila," tambah Yudian.

Comments

Popular posts from this blog

Wisata di Lembang Bandung Tutup 14 Hari,

#Indonesia_LockdownPlease Trending!

Cek Stok Pangan Jangan Hanya dari Laporan